Ibraheem Greeves : Sebuah Keingintahuan Membuatku menjadi Muslim!

Ibraheem Greeves : Sebuah Keingintahuan Membuatku menjadi Muslim!
Matapena.net Inspirations - Ibraheem Greeves merupakan seorang lelaki tua berkebangsaan inggris. Dalam pembicaraan ini, ia mengungkapkan perasaannya tentang Islam dan bagaimana dia mencoba memeluk beberapa agama lainnya.

"Sejak aku kecil, aku selalu mencari,  benar-benar tidak tahu apa yang aku cari, tapi pencarianku membawaku ke banyak tempat."

Ini dimulai ketika dia memluk agama Kristen, kemudian diapun masuk Katolik, Buddha, dia sudah mencoba segala macam agama, dan untuk beberapa alasan dia merasa belum menemukan sebuah kebenaran.

"Kemudian aku bertemu Muslim bertahun-tahun yang lalu; Aku bahkan tidak tahu mereka adalah Muslim. Suatu hari, aku pergi ke sebuah tempat makan di Basra, Irak. Aku bertanya-tanya tentang tempat ini, maka akupun duduk dan seseorang memberiku  sendok. Ada orang-orang yang duduk saja di meja, tapi tidak ada yang makan. Itu aneh, dan aku merrasa tidak akan makan meskipun merasa lapar".

Kemudian, adzan (panggilan untuk shalat) datang; tapi aku tidak tahu itu adzan. Setelah adzan selesai, mereka semua mulai makan dan berbicara. Saat itu Ramadhan tentu saja, tapi aku juga tidak tahu apa itu Ramadhan.

Aku selalu tertarik untuk pergi keseluruh bagian dunia ... Kembali pada tahun 1948, semua media selalu anti-Islam, ada banyak propaganda pada saat penciptaan Israel tentang "Israel berani" dan apa yang mereka lakukan, menciptakan "surga" katanya...


Karena aku hidup dengan Muslim, dan tidak percaya apa yang dikatakan di media tentang mereka, aku tahu bahwa umat Islam tidak seperti itu, mereka selalu baik dan ramah.

Setelah  membaca tentang agama Kristen dan agama-agama lain, akupun mulai membaca Quran. Pada awalnya aku tidak terkesan.


Di Tunisia

Aku pergi ke Tunisia, saat Jumat; Aku duduk di depan masjid agung untuk minum kopi. Tiba-tiba aku melihat bahwa ada banyak orang pergi ke masjid, banyak orang lebih dari biasanya, aku tidak tahu mengapa tapi jumlah mereka sangat banyak. Tiba-tiba akupun hanya berpikir bahwa ingin bersama mereka, aku  benar-benar ingin berjalan bersama mereka dan tanpa menyadarinya mengapa aku melakukan itu.

Lalu akupun pergi ke masjid dan meminta seseorang di sana untuk memberitahukan tentang apa itu  Islam. Dia menghabiskan banyak waktu berbicara tentang Islam, dan itu semua masuk akal bagi aku. Ini adalah pertama kalinya bagi aku untuk berada di masjid, aku tertarik hanya untuk  berada di sana.

Kembali ke Inggris

Kemudian setelah beberapa waktu, aku kembali ke Inggris dan aku tinggal di tempat di mana ada lebih banyak Muslim.

Komunitas Muslim telah mendukungku dengan sangat baik sejauh mereka bisa, tapi aku punya kebutuhan khusus karena aku tidak bisa mendengar dengan baik, tapi akupun tidak punya apa sja hal yang aku butuhkan untuk memahaminya pada waktu itu ...

Aku sangat ingin tahu tentang Islam, aku haus untuk  lebih tahu banyak tentang Islam. Aku tidak bisa berbicara bahasa Arab, aku tahu lebih banyak tentang Islam, tapi sekarang aku hanya bisa membaca sedikit, sedikit, dan itulah bagaimana aku dididik sendiri tentang Islam, sedikit demi sedikit.

"Keyakinanku adalah bahwa kita ingin apa yang Allah ingin, Dia memberikan kita hidayah, untuk kamu dan juga diriku." tutupnya.



Popular Posts

Taman Nasional Gunung Leuser

Ocobot : 9 TIPS ON HOW TO NATURALLY BODY SLIMMING QUICKLY AND EASILY

Plex Advances Cord-Cutting Case With Live OTA TV 2017