Syria Today : Sebuah video beredar, Pemberontak Penggal Kepala anak 12 Tahun

Matapena.net News - Sebuah video yang beredar di media sosial muncul untuk menunjukkan pemberontak Suriah memenggal kepala seorang anak Palestina yang mereka tuduh sebagai seorang pejuang pro-pemerintah.

Video ini diposting pada hari Selasa, menunjukkan sekelompok orang di belakang sebuah truk yang sedang memotong kepala anak tersebut.
Syria Today : Sebuah video beredar, Pemberontak Penggal Kepala anak 12 Tahun
Gambar. pemberontak
Sebelum terjadinya pembunuhan yang mengerikan ini, orang-orang menuduh anak itu menjadi anggota dari Liwa al-Quds (Yerusalem brigade), sebuah kelompok bersenjata Palestina berjuang bersama pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Yerusalem brigade memposting sebuah pernyataan di halaman Facebook resminya, pada hari rabu, setelah di identifikasi anak itu bernama Abdullah Issa (12 tahun). "Dia tinggal di al-Mashhad [Aleppo] dengan keluarganya, di antara beberapa keluarga miskin yang tinggal di daerah di bawah kendali teroris," membaca pernyataan tersebut  dan menambahkan bahwa anak itu sedang  sakit.



Dalam video tersebut, salah satu pemberontak berteriak: "Ia mengirim kami anak hari ini, ia tidak lagi memiliki orang!" tampaknya merujuk Assad.
"Kami tidak akan meninggalkan satu di Handarat," mereka menambahkan, yang mengacu pada utara kota Aleppo di mana pertempuran sengit antara pemberontak dan pasukan pemerintah telah mengambil tempat.

Pemberontak telah diidentifikasi sebagai anggota Gerakan Nour al-Din al-Zinki. Pada hari Selasa, gerakan menerbitkan siaran pers di halaman Twitter-nya yang mengutuk pembunuhan anak itu dan menyerukan pemenggalan.

Amerika Serikat, yang sebelumnya telah memberikan dukungan militer kepada al Din-al-Zinki Gerakan Nour, mengatakan hal itu "mencari informasi lebih lanjut" dan juga tidak bisa mengkonfirmasi hal tersebut yaitu "laporan mengerikan" pada konferensi pers pada hari Selasa.

"Jika kita dapat membuktikan bahwa ini memang apa yang terjadi dan kelompok ini terlibat di dalamnya, saya pikir itu pasti akan memberi kita jeda," kata Departemen Luar Negeri Juru Bicara Mark Toner wartawan, setelah ditanya apakah kejadian ini akan mempengaruhi bantuan AS untuk  kelompok khusus ini.

Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk kelompok pemantauan Hak Asasi Manusia mengatakan video menunjukkan pejuang dari faksi pemberontak "membantai anggota pemuda dari orang-orang bersenjata yang setia kepada rezim".

"Anak itu ditangkap selama bentrokan di Handarat kamp pagi ini," kata Observatorium itu dalam sebuah pernyataan.

Sebuah laporan yang diterbitkan awal bulan ini oleh kelompok hak asasi manusia Amnesty International memberi beberapa detail  "kejahatan perang dan pelanggaran hukum internasional kemanusiaan" yang dilakukan oleh al Din-Gerakan Nour al-Zinki, serta kelompok-kelompok pemberontak lainnya, sepanjang Perang Saudara Suriah.

kejahatan perang yang dituduhkan termasuk penculikan dan penyiksaan.

Mengutip sumber yang dekat dengan Amerika Serikat, pada tubuh koordinasi diduga bertanggung jawab untuk memberikan dukungan militer kepada pemberontak, laporan Amnesty mengatakan Gerakan Nour al-Din al-Zinki di masa lalu menerima bantuan militer dan keuangan dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Turki dan beberapa negara-negara Teluk.

Dana tersebut rupanya dihentikan pada September 2015 ketika gerakan bergabung dengan dua kelompok lain yang dituduh menculik pekerja bantuan dari  Italia.

Jumlah korban tewas dalam konflik Suriah, yang dimulai dengan demonstrasi sebagian besar tidak bersenjata terhadap al-Assad di bulan Maret 2011, telah meningkat menjadi lebih dari 280.000 orang, sementara setengah penduduk negara itu telah dipaksa keluar dari rumah mereka, menurut perkiraan PBB.

Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah, memperkirakan bulan lalu bahwa korban tewas yang sebenarnya bisa sebanyak 400.000 orang.

Popular Posts

Taman Nasional Gunung Leuser

Ocobot : 9 TIPS ON HOW TO NATURALLY BODY SLIMMING QUICKLY AND EASILY

Plex Advances Cord-Cutting Case With Live OTA TV 2017