Kamu Sering Melamun? Ketahui dampak buruknya
Melamun memang menyenangkan. Pikiran menjadi lebih tenang dan
seolah melayang diawang-awang. Melamun
itu tidak memerlukan energi. Tetapi, melamun itu menyebabkan pikiran kita jadi
kosong, untuk berpikir malah jadi malas, dan akhirnya berkelanjutan, terus keenakan deh. hehe..
Melamun (daydreaming) merupakan kondisi sesaat terputus-nya antara pikiran seseorang dengan lingkungannya,
di mana kontak seseorang menjadi kabur dan sebagian digantikan oleh khayalan tentang
hal-hal yang menyenangkan, sebuah harapan; yang dirasakan dalam kondisi terjaga.
Sebagian dari orang mengaku jika mereka tidak sengaja melamun, tak terkecuali saya juga sering melamun, hehe.. sering sekali saat
berdiam diri ketika tidak ada kegiatan, dan tiba-tiba saja melamun.
Nah Penyebab Melamun itu apa saja sih?
Sedang bahagia: saat kamu membayangkan sesuatu yang membuatmu
bahagia, tiba-tiba saja melamun. Misalnya kamu sedang membayangkan wajah
kekasih hati, lalu memikirkan harapan-harapan yang indah kelak di masa depan,
aciee ciee :p
Sedang kesusahan: misalnya kamu sedang membayangkan sesuatu yang pelik atau sulit.
Contohnya lagi bingung mikirin hidup,
mikirin hutang belum dibayar, nyari makan
tapi tidak ada uang dan sebagainya.
Bangun dari tidur: beberapa orang juga acap kali melamun
setelah bangun dari tidur. Hal tersebut adalah cara otak untuk menyesuaikan
diri karena telah istirahat semalaman.
Sedang gila: sering lihatkan orang gila yang lagi melamun,
terus tiba-tiba dia berteriak-teriak, ha ho ha ho :v
Melamun merupakan hal yang wajar. Melamun itu juga bukan sebuah penyakit yang harus diobati, tetapi melamun adalah sebuah kebiasan buruk
yang harus dikurangi dan dicegah. Berikut ini beberapa dampak buruk karena
keseringan melamun:
1. Pikiran jadi
kolot
Saat melamun, rasanya seperti berada di dunia lain. Maksudnya
selain hidup di dunia yang sekarang, pikiran kita hidup di dunia masa lalu ataupun
masa depan. Memikirkan masa depan merupakan hal yang positif, tapi bagaimana jika
lamunan kita memikirkan masa lalu saja? Dunia ini bergerak maju, tapi kita
masih melihat ke belakang.
2. Membuat malas
Kalau kamu sering melamun, maka akan membuat kita asik dengan
lamunan sendiri. Terlalu banyak berpikir, tanpa ada proses dan usaha, banyak
pertimbangan. Dampaknya kita jadi tidak mau melakukan apa-apa, lalu membuat
kita jadi malas. Ini juga salah satu faktor munculnya Mental Block.
3. Berpikiran
negatif
Pada saat melamun, yang ada di pikiran hanya itu-itu saja.
Tidak ada sesuatu yang membuat dirinya berguna untuk dirinya sendiri atau orang
lain. Apalagi jika yang ada di lamunan itu merupakan hal-hal yang jorok.
Terlepas dari akibat buruknya, ternyata melamun juga ada
manfaatnya. Apa saja?
1. Introspeksi diri
Saat melamun ketika kamu membayangkan masa lalu, kita bisa
mengingat kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan. Dengan begitu, kita
bisa melangkah di masa depan dengan hati-hati supaya tak melakukan hal serupa.
2. Pemberi semangat
Keberhasilan dan perjuangan di masa lalu juga bisa kita
jadikan sebuah motivasi. Misalnya kita melamun tentang proses perjuangank dari
nol, jatuh bangun, hingga sekarang kita bisa sukses. Itu bisa menjadi penyemangat agar
terus bergerak maju kedepan.
3. Mendapatkan ide
Kamu pernah baca kisah J. K. Rowling? Beliau seorang penulis
novel best seller dunia, Harry Potter, tau? Dia adalah tokoh introvert yang
secara tidak sengaja membuat tokoh Harry Potter ketika sedang duduk melamun di
kompartemen kereta api. Nah, seperti ini melamun yang hasilnya positif. Bisa
menghasilkan sebuah ide, karya yang bernilai.
Semua perbuatan pasti ada sisi positif dan negatifnya. (kecuali yang tidak ya). Well, Apapun itu, yang jelas melamun bukanlah sesuatu yang dianjurkan ya kawan. Tetapi, bukan juga sesuatu yang dilarang. Kalau melamun dapat mendatangkan hal yang positif, kenapa tidak? hehe..

Ternyata ada dampak baik dan buruknya, bermanfaat mas artikelnya
ReplyDeletemelamun ternyata bikin kolot yah
ReplyDeletewaduh, ane sering ngelamun
ReplyDeletebisa kesurupan juga min
ReplyDeletehoror
ReplyDelete