Peringatan Dokter: Bahaya jika mencium bibir bayi, dapat menyebabkan kematian
Anak merupakan anugerah dan merupakan rezeki dari Allah subahanahu wa ta'ala, sepatutnya sebagai orang tua kita wajib merawatnya dengan baik dan benar. Jika kita memiliki seorang bayi benar-benar menggemaskan bukan ? Pada saat pertemuan dengan teman-teman dan keluarga, mereka mudah meraih sorotan dengan pipi tembem, mata besar dan hidung bulatnya.
Tetapi tahukah anda ? jika mencium bibir bayi dapat berdampak buruk bagi kesehatannya. contoh dari putri Claire Henderson Brooke yang baru saja lahir, banyak orang mengunjunginya di rumah sakit. Salah satu pengunjung yang tanpa sadar membawa virus herpes simpleks 1 (HSV-1).
Virus ini sangat umum, sekitar 67% orang di seluruh dunia terinfeksi dengan virus itu. Banyak dari pengunjung Brooke, tidak tahu jika mereka memilikinya. Sistem kekebalan tubuh orang dewasa dapat melawan virus tersebut, begitu paparan itu melalui ciuman tidak menjadi perhatian besar. jika pada orang dewasa akan mengakibatkan demam panas dan dingin,
Tapi bagaimana dampaknya untuk bayi?
Suatu hari, pada saat acara makan, Claire melihat luka mulai muncul di sekitar mulut bayinya. Di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa jika bayi terkena HSV-1 dalam waktu 3 bulan pertama usia bayinya, dapat menyebar ke seluruh tubuh dan mengakibatkan kerusakan otak dan hati yang parah.
Untungnya, kondisi Brooke cepat diobati, tetapi beberapa orang tua belum beruntung.
Pada tahun 2008, Charlotte Raveney dan suaminya Mohamed kehilangan bayi mereka yg baru berumur 11 hari. tubuh bayinya belum mengembangkan antibodi yang dapat melawan HSV-1.
Demikian pula pada tahun 2013, Kaiden McCormick yang berusia 2 bulan meninggal karena HSV-1 yang telah ditularkan oleh ayahnya melalui ciuman.
Berikut ciri-ciri bayi yang terkena virus HSV-1:
- Demam
- Terbakar di sekitar mulut atau bibir
- luka dingin di wajah bayi
Jika Anda melihat tanda-tanda seperti diatas, baiknya Anda segera meembawa bayi anda ke rumah sakit. Dokter akan tahu bagaimana memperlakukan kondisi dan menjaga bayi Anda dengan aman.
Cara Melindungi Bayi Anda dari virus HSV-1:
Kebanyakan orang tidak menyadari betapa berbahayanya mencium bayi. Sekarang Anda tahu, jika tidak boleh mencium bayi baru lahir pada wajah bahkan jika Anda tidak memiliki tanda-tanda HSV-1. Pastikan untuk mengawasi gejalanya pada bayi Anda, terutama setelah mereka telah ditangani oleh dokter.
Jika anda sudah mengetahui bahayanya Silakan berbagi postingan ini dengan orang yang Anda sayangi untuk memastikan mereka tahu tentang bahaya mencium bayi baru lahir. Semoga bermanfaat.

nice beritanya gan
ReplyDeleteNgeri lihat dampaknya gan , nice info .
ReplyDeleteKlo ada orang mencium gw larang lah takut bayi orang kena seperti itu.
ReplyDeleteKlo cium pipi apa boleh juga?
Njeerr bahaya juga ya, padahal cuma cium bibir
ReplyDeletengeri gan
ReplyDeleteAgama juga dah larang
ReplyDeletewaduh berbahaya harus hati-hati
ReplyDeleteWaduh... serem ya cuma gara nyipok bibir bayi
ReplyDeleteWow bahaya ternyata
ReplyDeletelumayan tambah informasi.. buat nanti di masadepan bisa jadi ayah yang baik..
ReplyDeletewah masa iya kah gan :o
ReplyDeleteGa Bener Ini Wakawkawk
ReplyDelete